2 Mitos Kesehatan Yang Menipu Anda Selama ini

Apa saja mitos kesehatan berikut ini? Simak agar membantu Anda tidak mudah tertipu oleh internet atau bahkan teman Anda sendiri. Yang tanpa ilmu kedokteran bisa memberi solusi atas penyakit Anda.

Mitos Makan Jerus Setelah Minum Susu Bikin Diare

Isu ini muncul karena sifat khas susu: menggumpal ketika bertemu dengan asam (seperti asam dalam jeruk). Walaupun begitu, hal ini tidak berbahaya dan tidak mengurangi manfaat susu, sehingga hal ini hanyalah mitos belaka. Bila tetap terkena diare setelah minum susu (dengan / tanpa jeruk), mungkin Anda mengalami intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa (karbohidrat khas dalam susu). Laktosa yang tak tecerna ini kemudian digunakan oleh bakteri usus sebagai sumber energi. Hasilnya adalah gejala mual-mual dan diare segera setelah mengonsumsi susu . Untungnya gejala ini bisa ditanggulangi dengan melatih toleransi tubuh terhadap laktosa. Caranya, minumlah susu sedikit demi sedikit hingga tubuh Anda terbiasa.

Mitos Santan Penyebab Sakit Jantung

Sebutkan pantangan-pantangan dokter pada orang-orang yang berpenyakit jantung. Pasti “kurangi makanan bersantan” adalah salah satunya. Menariknya, penyebab maag maksudnya lemak dalam buah kelapa adalah lemak rantai medium (medium chain triglyceride), dan lemak jenis ini lebih mudah dibakar sehingga kecil kemungkinan ditimbun dalam tubuh .Walaupun begitu, santan tetap saja mengandung lemak, dan konsumsi lemak berlebih tanpa diiringi olahraga yang cukup bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.