Internet yang Cocok untuk Download Game Offline Android Apa sih ?

Internet yang Cocok untuk Download Game Offline Android Apa sih ?

Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur PT XL Axiata, menampik anggapan itu. Memang dalam beberapa hal bisa disebut tidak bersinar, namun tak seluruhnya, katanya. Revenue, merupakan salah satu yang disoroti, belum tumbuh pada tahun 2013. Apa sebabnya? Karena XL memberikan tarif yang lebih murah dari sebelumnya. Akibatnya pelanggan (terutama data) dan BTS tambah banyak, sementara revenue dari pelanggan tidak naik. Ini yang membuat pemegang saham agak tak happy dengan performa tahun lalu. Tapi di sisi lain, pelanggan diuntungkan. Tahun 2014 XL akan fokus ke tiga sasaran. Apa sajakah itu? Berikut ini paparan strategi XL yang disampaikan dalam acara XL Media Gathering di Banjarmasin yang berlangsung pada 20-22 Maret 2014 lalu.

Tarif Murah

Satu, XL akan tetap menjadi pelopor tarif murah. XL tetap akan memberikan tarif murah kepada pelanggan. Dalam kerangka ini, XL kembali menawarkan paket internet unlimited. Mungkin kita masih ingat bahwa pada tahun 2012, XL memberhentikan paket data unlimited-nya. Hasnul, waktu itu, merasa tarif paket data sudah terlalu murah dan susah mendapatkan marjin keuntungan dari situ. Apalagi ada kecenderungan bahwa penggunaan menjurus ke abuse oleh sebagian kecil pengguna. Bayangkan, 2 persen pelanggan “memakan” 40 sampai 50 persen dari jaringan. Mereka yang berjumlah sedikit ini menduduki bandwidth dan memaksa 98 persen sisanya berdesak-desakan mendamba bandwidth. Lalu mengapa sekarang paket unlimited mau dihidupkan lagi? Selain karena ingin memberikan tarif murah, XL juga mengklaim sudah mempersiapkan perangkat untuk mengontrol pengguna jenis itu. Nantinya akan ada software yang akan bisa menjaga sedemikian rupa sehingga jika penggunaan melebihi batas wajar, maka kecepatan yang didapatnya akan diturunkan. Hanya kecepatan yang diturunkan, bukan jatah unlimited-nya. Saat ini ada 2 paket unlimited yang ditawarkan XL, yaitu Paket Internet Unlimited mulai Rp 2.000/ hari dan juga Internet Unlimited untuk BlackBerry. Hasnul berjanji paket-paket unlimited lainnya akan segera menyusul.

Digital Lifestyle

Kedua, tahun 2014 ini XL akan menggenjot “digital lifestyle”. Setelah akuisisi pelanggan sudah mentok karena angka pengguna ponsel di Tanah Air sudah mencapai sekitar 230 juta, maka area garapan lain harus diseriusi. Menurut XL, kehidupan bergaya digital adalah “the next revenue genenator”. Meski Hasnul mengakui bahwa tahun ini bisa jadi belum akan mendapat keuntungan yang signifkan dari sektor ini, namun diyakini bahwa tahun-tahun berikutnya akan tumbuh pesat. Saat ini XL sudah memiliki produk pembayaran digital, yaitu XL Tunai, yang sudah bisa digunakan untuk membayar di beberapa merchant. Di masa depan, e-payment ini akan dijadikan tulang punggung untuk terwujudnya gaya hidup digital dengan berbasis smartphone. Produk XL terbaru yang menyangkut gaya hidup digital ini adalah elevenia. Toko online yang merupakan kerja sama XL dengan SK Planet dari Korea Selatan ini baru saja diluncurkan dan sudah menyediakan lebih dari 600 ribu produk dan telah merangkul lebih dari 7 ribu penjual. Kira-kira 90% penjual di elevenia merupakan UKM lokal, baik korporasi maupun perorangan.

CSR

XL memiliki program unggulan dalam Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu XL Future Leaders. Program ini berawal dari keprihatinan akan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan sebagai pemimpin masa depan Indonesia. Generasi penerus masih banyak yang terperangkap dalam mental khas Indonesia yang takut berbicara di depan orang banyak, takut dengan perubahan, dan takut terhadap pembaruan. Bagi XL, ketiga ketakutan itu dianggap sebagai yang selama ini membuat sebagian besar direksi perusahaan-perusahaan besar masih dikuasi oleh orang asing. XL Future Leaders mengadopsi kurikulum khusus dari Selandia Baru untuk kepentingan penggodogan bibit pemimpin ini. Tahun 2012, peserta yang mendaftar dan dites sebanyak 5000 orang, sedang yang diterima hanya 120 orang saja. Tahun 2013, pendaftarnya 7000 orang, yang diterima 135 orang, sisanya diarahkan untuk mengikuti program e-learning. Tahun 2014 ini diperkirakan peminatnya akan menjadi 9000 orang dengan jumlah peserta yang diterima tetap 135 orang. Harapan XL nantinya pada akhir program di tahun 2022 adalah akan ada lebih dari 1000 jebolan XL Future Leaders yang menjadi pemimpin-pemimpin di berbagai perusahaan besar di Indonesia.

Capex

Dengan paduan ketiga pilar yang tampaknya lebih merupakan investasi jangka panjang daripada kejar-kejaran target tahunan, XL tetap yakin akan bisa tumbuh 5-7% tahun ini. Ini sudah mempertimbangkan merger dengan Axis yang masih negatif pertumbuhannya. Ebitda margin tetap dipatok pada kisaran 30%. Capex alias belanja modal ditetapkan sebesar 7 triliun rupiah. Menurut Hasnul, akuisisi Axis tak perlu membuat belanja modal membengkak karena justru ada berbagai penghematan yang menjadi akibatnya, misalnya dalam hal pengembangan BTS. Dalam kacamata XL, BTS Axis yang sudah ada akan mengurangi kebutuhan untuk membangun BTS baru